Internal Listing Hub
Cari seluruh database properti dan kelola listing personal dalam dua aplikasi yang saling melengkapi.

The thinking behind the output
Problem
Database bersama dan catatan listing personal punya kebutuhan berbeda. Agent perlu mencari properti lintas tim, sekaligus merapikan foto, spesifikasi, dan status listing miliknya sendiri.
Approach
Saya membuat dua aplikasi: All Database untuk pencarian dan perbandingan properti, serta Personal Listing sebagai pengganti Google Keep untuk pengelolaan listing per agent.
Outcome
Pencarian database dan pengelolaan listing personal punya tempat masing-masing. Agent dapat menemukan properti, meninjau informasi, dan menyiapkan spesifikasi untuk dibagikan ke klien.
Two apps. One clearer workflow.
Find faster. Manage better.
Satu kebutuhan kerja, dua aplikasi. All Database membantu agent mencari properti dari database bersama. Personal Listing membantu setiap agent mengelola listing miliknya melalui alamat seperti /gading.
All Database
Listing yang tersebar sulit ditelusuri ulang saat ada kebutuhan klien. Saya menyusun portal pencarian dengan filter properti, harga per m², acuan tanah AREBI, dan daftar tersimpan. Agent dapat mempersempit pilihan, membandingkan informasi, lalu menyalin spesifikasi atau membagikannya ke klien melalui WhatsApp.


Personal Listing
Catatan Google Keep membantu menyimpan informasi, tetapi pengelolaan listing membutuhkan foto, spesifikasi, dan status yang lebih terstruktur. Personal Listing menyediakan ruang per agent untuk mengunggah properti, memperbarui detail, mengubah status Active, Hold, atau Sold, dan menyalin spesifikasi WhatsApp. Data catatan dan foto dari Google Keep juga dapat diimpor melalui ekspor Google Takeout.

