Req Video Bareng Patosser
Request listing, follow-up, dan jadwal take video dalam satu alur.

The thinking behind the output
Problem
Admin harus chat agent satu per satu untuk menanyakan listing yang ingin dibuatkan video. Agent menunggu ditanya dan proses request menjadi saling tunggu.
Approach
Agent submit listing lewat form, data masuk ke dashboard secara real-time, lalu admin follow up untuk fiksasi waktu dan menyusun jadwal take video.
Outcome
Workflow yang bergantung pada admin untuk jemput bola menjadi lebih self-service dan terstruktur. Agent bisa lebih aktif submit listing, sementara admin fokus pada follow-up dan scheduling.
From request to a confirmed schedule.
From waiting to requesting.
Dashboard internal untuk merapikan alur request dan penjadwalan take video property antara agent dan admin/media.
The bottleneck starts before the schedule.
Sebelumnya admin harus chat agent satu per satu untuk menanyakan apakah ada listing yang ingin dibuatkan video. Masalah utamanya bukan hanya scheduling: agent belum punya jalur yang simpel untuk langsung submit listing ketika mereka punya property yang siap dibuat konten.
Submit. Follow up. Fix time. Schedule.
- Agent submit: isi form ketika punya listing yang ingin dibuatkan video.
- Admin follow up: submission langsung muncul di dashboard, tanpa recap manual dari chat.
- Fix time: fiksasi waktu bersama agent.
- Arrange schedule: susun jadwal final take video langsung dari web.
A more self-service workflow.
Agent bisa lebih aktif submit listing, sementara admin bisa fokus pada follow-up dan scheduling. Alur yang sebelumnya bergantung pada admin untuk jemput bola menjadi lebih terstruktur.

